Langsung ke konten utama

Who Am I?



Who am I?

Step by step I passed without result
Day by day I spent , I found nothing to do
What I looking for
Seems like it wanna getting further
I would scream out, shouted to the world
“dear world, who am I?”
‘till the dark sky vanished, I am still here
trapped in my own mind
I don’t know which way I should pass
I was hurt , by the things I loved
Then someday I found you
The place where I should be

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sad Poetry

Unsent Letter It has been a month I wrote this letter Day by day, I selected the best diction to make it beautiful Like I was pouring my feeling in it My fingers are dancing above the keyboard Chasing the reason of what I didn’t understand ‘Till the day the letter was done I wish I could give this letter to you But ‘till now, it still be an unsent letters ‘Cause you, someone who deserve to get it Will never come back to this fugatious world

Al-Qur'an

Al Qur’an Kau berada diantara jajaran, hanya sebagai penghias rak buku yang ku miliki Kau hanya kubawa kemari, tanpa ku coba untuk ku pelajari Tak ada waktu sering menjadi pembenaran oleh orang sepertiku Suhuf yang bermakna itu kini telah berdebu Tanda tak pernah terjamah oleh pemiliknya semakin melekat Sudah berapa lama aku menimba ilmu disini? 1 tahunkah? 2 tahun? Atau bahkan 3 tahun hingga sebentar lagi aku akan lulus Tapi apa? Apa yang kulakukan selama ini? Kenapa aku tega mengabaikanmu? Waktuku sia-sia hanya untuk menuruti nafsu akan dunia Tanpa aku sadari, aku membuat para setan tertawa Aku lebih menyukai bujuk rayunya yang terlihat indah namun menyesatkan Aku menangis, kala mendengar lagu sedih Tapi aku hanya sibuk pada dunia ketika Sang Qori membaca Al Qur’an dengan merdunya Aku mengharap Surga-Nya, namun membaca surat cinta-Nya saja tidak pernah Menghafal Al Qur’an? Kata sulit langsung menghadang paling depan Aku tak sanggup dengan siksa ...

Menjemput hidayah, bukan menunggu

Hidayah Separuh perjalanan hidup telah kau tempuh Setiap tahun, kau rayakan berkurangnya usiamu Namun, apakah kau telah persiapkan bekal untuk kepulanganmu? Kau bilang, kau menunggu hidayah datang kepadamu Mau sampai kapan? Ajal saja tak menunggu taubatmu Pedih memang, tapi ini nyata Hidayah itu seharusnya dicari, bukan ditunggu Terlalu lama menunggu itu tidak enak bukan? Ya, makanya kita harus memulai Memulai ‘tuk berbenah diri, mencari segala amal baik untuk menolong kita di akhirat nanti Jangan sampai ajal datang terlebih dahulu menghampiri sedangkan kita masih berada dalam kesenangan duniawi